Seminar Nasional “Social Technopreneurship 2013” dan Intensive-Student Technopreneurship Program 2013

Pengembangan teknologi yang banyak dilakukan di lembaga-lembaga riset dan perguruan tinggipada saat ini masih belum optimum untuk memberikan penyelesaian permasalahan di masyarakat kita.  Solusi teknologi dan pengembangan usaha sangat diperlukan untuk menjawab persoalanmasyarakat miskin dan pengangguran di Indonesia yang jumlahnya masih tinggi.Selain itu, pengembangan technopreneurship diperlukan untuk memanfaatkan secara optimum sumberdaya alam Indonesia yang sangat kaya.   

Socialtechnopreneurship merupakan salah satu solusi permasalahan-permasalahan tersebut.  Socialtechnopreneurship memberikan solusi dengan mengembangkan kewirausahaan yang mendayagunakan teknologi untuk menjawab persoalan masyarakat.  Dengan latar belakang tersebut, RAMP-IPBmengadakan Seminar Nasional “SocialTechnopreneurship 2013”, yang yang bertujuan (1) untuk menyosialisasikan pengalaman keberhasilan para social-technopreneur Indonesia agar menjadi model dari gerakan social-technopreneurship Indonesia, dan (2) untuk menunjukkan hasil dari upaya yang sudah dilakukan beberapa social-technopreneur Indonesia.  

Seminar yang diselenggarakan di IPB International Convention Center (IICC), Botani Square, Bogor tersebut merupakan bagian awal dari Pelatihan Intensive-Student Technopreneurship Program 2013(i-STEP 2013)yang diselenggarakan oleh RAMP-IPB di CICO Resort, Bogor  selama dua minggu, 24 Juni-6 Juli 2013.  Seminar tersebut menghadirkan pemakalah: Bapak Ahmad Juwaini (Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa), Bapak Hanif A. Widyanto (Manajer Program – Global Entrepreneurship Program Indonesia), Dr. Didiek H. Goenadi (Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara), dan Ibu Rara Sekar Larasati (Project Officer – Kopernik).     

Pelatihan i-STEP 2013 merupakan program peningkatan kemampuan technopreneurship mahasiswa untuk para mahasiswa terpilih yang memiliki ide-ide inovatif dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tujuan pelatihan tersebut adalah (1) untuk meningkatkan kemampuan social-technopreneurship mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia, yaitu kemampuan mulai dari membangkitkan ide inovatif, mengevaluasi ide, mengembangkan produk teknologi, mendirikan usaha baru, memasarkan, dan mengelola pembiayaan dan keuangan secara praktis untuk sebuah usaha berbasis teknologi, (2) untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menciptakan invensi dan inovasi, dan (3) untuk menjaring calon social-technopreneurship baru yang diharapkan akan memenuhi kualifikasi untuk dilakukan pengembangan melalui program pra-inkubasi dan inkubasi bisnis.

Pelatihan tersebut membantu mahasiswa mulai dari membangkitkan dan memformulasikan ide-ide, mengembangkan teknologi menjadi produk, memproteksi hasil temuan, membentuk bisnis, memasarkan, mengelola pembiayaan dan keuangan, serta memperluas dampaknya bagi masyarakat.  Program tersebut melibatkan berbagai pakar, akademisi, dan praktisi yang berpengalaman di bidangnya untuk membekali mahasiswa untuk menjadi teknopreneur.  

Pelatihan i-STEP 2013 diikuti oleh 50 orang mahasiswa terpilih yang berasal dari 17 perguruan tinggi, yakni: Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Nasional Malang, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang, Universitas Andalas, Universitas Bengkulu, Universitas Brawijaya, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Diponegoro, Universitas Jambi, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Universitas Teuku Umar Meulaboh,  dan Universitas Trunojoyo Madura.

 

Comments are closed.

Calendar
July 2013
S M T W T F S
« Mar   Aug »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Visitor Statistics