Archive for August 8th, 2014

‘Technopreneurship’ Solusi Atasi Pengangguran Intelektual

Sabtu, 26 April 2014, 05:05 WIB

zonaberita.com

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG — “Technopreneurship” merupakan salah satu strategi terobosan baru untuk menyiasati masalah pengangguran di kalangan kaum intelektual.

Prof Dr Ono Suparno, STP, MT dari Institut Pertanian Bogor memukakan hal itu dalam Seminar Technopreneurship yang digelar Himpunan Mahasiswa Manajemen (Hima-Ma) Institus Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya, di Bandarlampung, Jumat (26/4).

Dia menyatakan, dengan menjadi seorang usahawan terdidik, generasi muda, khususnya mahasiswa akan berperan sebagai salah satu motor penggerak perekonomian melalui penciptaan lapangan kerja baru.

“Saat ini pengangguran tak lagi identik dengan masyarakat tak berpendidikan. Jutaan sarjana masih menganggur, tentunya ini menjadi permasalahan yang harus ditemukan solusinya. Pada era perkembangan teknologi saat ini, seharusnya bisa mendorong kita untuk menciptakan inovasi dan penemuan baru yang memiliki nilai ekonomi,” katanya lagi.

Menurut dosen di Fakultas Teknik Pertanian IPB ini, pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi bisa berdampak positif untuk masyarakat banyak.

Karena itu, solusi teknologi dan pengembangan usaha sangat diperlukan untuk menjawab persoalan masyarakat miskin dan pengangguran di Indonesia yang jumlahnya masih tinggi, ujarnya.

“Teknologi merupakan aspek kebutuhan manusia yang terus berkembang. Pemanfaatan teknologi mutakhir tepat guna dalam pengembangan usaha yang berdasarkan pada jiwa entrepreneur yang mapan akan dapat mengoptimalkan proses sekaligus hasil dari unit usaha yang dikembangkan,” ujar Ono pula.

Kepala Biro Kemahasiswaan dan Pemasaran IBI Darmajaya, Muprihan Thaib, SSos, MM, mewakili Wakil Rektor III, Novita Sari, SSos, MM, berharap seminar technopreneurship bisa memberikan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai kolaborasi teknologi dan entrepreneur.

Lebih dari itu, ia berharap mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan mengenai technopreneurship dalam kehidupan nyata, karena dengan menjadi seorang usahawan terdidik, generasi muda khususnya mahasiswa akan berperan sebagai salah satu motor penggerak perekonomian melalui penciptaan lapangan kerja baru.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/14/04/26/n4lngo-technopreneurship-solusi-atasi-pengangguran-intelektual

Pelatihan Peningkatan Kualitas Substansi Karya Tulis Ilmiah di BBKKP

17 Apr 2014 – Dini Noor, Hidayah, S.IP.

Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik (BBKKP) menyelenggarakan Pelatihan internal Peningkatan Kualitas Substansi Karya Tulis Ilmiah, bertempat di Ruang Karet BBKKP pada tanggal 14 s.d 15 April 2014. Pelatihan diikuti sekitar 40 orang peserta, yang terdiri dari peneliti dan perekayasa serta calon peneliti di BBKKP, dengan menghadirkan narasumber Prof.Dr. Ono Suparno, STP., MT (Dosen Dep.Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB). Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas substansi Karya Tulis Ilmiah dari peneliti dan perekayasa BBKKP.

Kegiatan pelatihan dibuka dengan sambutan dan pengarahan dari Kepala BBKKP, Bapak Ramelan Subagyo, M.Eng.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya meningkatkan kualitas hasil karya tulis ilmiah peneliti, mengingat bahwa penelitian dan pengembangan merupakan salah satu tupoksi BBKKP, serta untuk mendukung proses akreditasi jurnal kulit, karet dan plastik di BBKKP.

Materi yang disampaikan meliputi kaidah penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dimulai dari pemilihan jurnal, penjelasan mengenai kode etik dan etika penulisan, pemilihan judul serta penyusunan abstrak. Dalam tahapan penulisan KTI, bab pendahuluan merupakan bagian yang akan dibaca pertama kalinya oleh reviewer, namun sebaiknya disusun setelah peneliti menulis pembahasan dan kesimpulan. Bab pendahuluan berfungsi membantu mengorientasi pembaca agar dapat mengikuti jalan pemikiran, eksperimen dan kesimpulan penulis. Dengan demikian, pembaca dapat memperoleh informasi yang penting dan singkat terkait suatu penelitian, dan tertarik untuk membaca lebih lanjut. Dalam penulisan daftar pustaka, Prof.Dr. Ono Suparno, STP., MT menekankan pentingnya mencantumkan acuan dalam penelitian yang memenuhi kriteria : primer, mutakhir, dan relevan, untuk menghindari penjiplakan.

Untuk mempraktekkan teori yang telah didapat, dilaksanakan praktek swa-sunting dari hasil KTI peneliti BBKKP oleh peserta pelatihan secara berkelompok. Pelatihan ditutup oleh Kabid SARS, Ir. Syakir Hasyimi, M.Si, yang menyampaikan harapannya semoga pelatihan tersebut dapat memperkaya pengetahuan mengenai bagaimana cara menulis yang baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas penulisan karya tulis ilmiah hingga ke tingkat jurnal internasional.

Sumber: http://www.bbkkp.go.id/konten.php?konten=berita&idn=79&nohal=3

Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Nasional oleh Dikti

Universitas Madura memperoleh kesempatan yang sangat berharga dari dikti (Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi) untuk mendapatkan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Nasional. Acara ini diselenggarakan mulai tanggal 3 – 5 Desember 2013, di Hotel New Ramayana Pamekasan. Pelatihan ini diikuti oleh 50 dosen dari seluruh prodi / fakultas di Universitas Madura. Acara ini dibuka oleh perwakilan dari DIKTI yaitu Bapak Prof. Agus Subekti, M.Sc.,Ph.D, dan Rektor Unira Bapak Drs. Abd. Roziq, M.Hum. Acara ini juga dihadiri oleh ketua yayasan, Bapak Drs.H. Amiril, M.Si dan seluruh jajaran pejabat di Universitas Madura. Adapun tujuan dan manfaat dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan peserta agar dapat menulis dan mempublikasikan hasil – hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berupa artikel yang berkualitas baik.

Pelatihan yang dibiayai oleh Dit. Litabmas, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2013, menghadirkan 10 pembicara, yaitu Prof. Dr. Mien A. Rifai sebagai ketua pembicara, Dr. Latief Wiyata, Agus Subekti, Ir. Agustin W. Gunawan, MS, Dr. Wahyu Wibowo, Juni Sumarmono, Ph.D, Dr. Is Fatimah, Prof. Dr. Ono Suparno, Dr. Nunuk Nuswardani dan Amsar.

Selama pelaksanaan pelatihan, seluruh peserta terlihat sangat antusias, karena materi yang diberikan oleh narasumber benar – benar dibutuhkan bagi dosen sebagai penunjang akademik dosen dibidang penelitian dan publikasi ilmiah. Menurut salah satu peserta, Bapak A. Yudi heryadi, dosen pertanian, Unira, pelatihan ini sangat berguna bagi dosen dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi dibidang penelitian sehingga dosen dapat lebih memperluas jangkauan publikasi ilmiah ke jurnal – jurnal terakreditasi baik nasional maupun internasional.

Diakhir acara, Rektor Unira menutup dengan ucapan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada seluruh narasumber utusan Dikti. Rektor meminta kepada seluruh peserta agar menularkan pengetahuan yang didapat kepada dosen – dosen yang lainnya. Rektor juga berharap akan ada keberlanjutan acara sejenis diwaktu yang akan datang. Acara diakhiri dengan foto bersama antara rektor, perwakilan Dikti dan seluruh peserta.

Be Sociable, Share!

Sumber: http://unira.ac.id/?p=1080

Untan Sukses Gelar One Day Tecnopreunership Workshop (One-Step) Ramp IPB

REP | 24 December 2012 | 22:08
Kemajuan teknologi dewasa ini menuntut masyarakat untuk berpikir kreatif sehingga masyarakat dapat memberikan kontribusi yang luas dalam pengembangan teknologi tepat guna dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada.

Recognition and Mentoring Program (RAMP) Indonesia yang dilaksanakan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) adalah program inkubasi bagi pengembangan inovasi teknologi di bidang air, energi, kesehatan dan pertanian (WEHAB – water, energy, health dan agriculture). RAMP IPB dilaksanakan sebagai wujud penghargaan dan pengakuan bagi para inovator dan inventor di Indonesia, baik dari kalangan mahasiswa/dosen/peneliti maupun Grassroots Inovator (GRI).

Sasaran jangka panjang RAMP Indonesia adalah pengentasan kemiskinan melalui peningkatan dan pengembangan aplikasi teknologi yang efisien dan efektif, penciptaan lingkungan kondusif bagi tumbuhnya invensi dan inovasi, serta mengisi kesenjangan antara kebutuhan dan pasokan teknologi di masyarakat.

Untuk lebih memperkenalkan Program RAMP IPB kepada seluruh kalangan masyarakat Indonesia, terutama bagi calon innovator atau inventor baik dari kalangan akar rumput terutama mahasiswa, RAMP IPB membangun kemitraan dengan melalui kegiatan One Day Technopreunership workshop (ONE-STEP) di beberapa perguruan tinggi. Pada tahun ini RAMP IPB telah bekerjasa dengan beberapa universitas-universitas di Indonesia dengan mengadakan Workshop di termasuk di Universitas Tanjungpura.

Dengan bekerjasama dengan RAMP IPB dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM UNTAN) Universitas Tanjungpura juga didukung Program Studi Teknik Lingkungan Univeristas Tanjungpura kegiatan One Day Technopreunership Workshop (ONE-STEP) ini digelar pada tanggal 22- Desember 2012 di Hotel Merpati Pontianak, kegiatan ini di ikuti kurang lebih 150 peserta dari berbagai univeritas di Kota Pontianak, seperti Universitas Tanjungpura, Politeknik Negeri Pontianak, Universitas Muhammadiyah Pontianak dan Univeritas Panca Bhakti.
Kegiatan ini di buka langsung oleh Pembantu Rektor III Bagian Kemahasiswaan, Ir. Waskitha, MM dengan mengambil tema “ Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna dalam Mengatasi Krisis Air Bersih pada Masyarakat Pedesaan”. Acara di isi dengan pengenalan techonopreunership dan program-program ramp ipb oleh Dr Ono Suparno, S.TP, MT selaku Project Officer ONE-STEP Ramp IPB dan di ikuti dengan kisah sukses technopreuner oleh Risyana Sukarma selaku pemilik tirta cupumanik pengusaha saringan air keramik untuk air minum yang membagi kisah nya dalam memulai bisnis dengan pengembangan teknologi tepat guna. Materi selanjutnya di isi oleh Akedimisi dan mahasiswa dalam pengalamannya mengembangkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, materi ini di isi oleh Kiki Prio Utomo, ST, M.Sc dan mahasiswa Teknik Lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ONE-STEP di harapkan membuka pikiran mahasiswa untuk dapat mengembangkan teknologi sekaligus berwirausaha sehingga apa yang telah di pelajari di bangku perkuliahan dapat juga menunjang pekerjaan dan bermanfaat untuk masyarakat luas.

Ardy Rubinatta
Panitian ONE-STEP UNTAN 2012

Sumber: http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2012/12/24/untan-sukses-gelar-one-day-tecnopreunership-workshop-one-step-ramp-ipb-518645.html

Recent Posts
Calendar
August 2014
S M T W T F S
« Apr   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
Visitor Statistics