Technopreneurship Atasi Pengangguran Intelektual

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co): Tak bisa dipungkiri, Indonesia masih belum bisa sejajar dengan negara maju di dunia. Salah satu faktornya karena minimnya jumlah pengusaha di Indonesia, tidak sampai 2%. Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya sumber daya alam, yang bisa dimanfaatkan untuk berwirausaha.

Hal ini terungkap dalam seminar technopreneurship yang digelar himpunan mahasiswa manajemen (Hima-Ma) IBI Darmajaya, Jumat (25/4). Seminar itu diisi oleh guru besar dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Ono Suparno sebagai pemateri.

Menurut Ono, technopreneurship merupakan salah satu strategi terobosan baru untuk mensiasati masalah pengangguran intelektual yang semakin meningkat. Dengan menjadi seorang usahawan terdidik, khususnya mahasiswa yang akan menjadi motor penggerak perekonomian melalui penciptaan lapangan kerja baru.

“Jutaan sarjana masih menganggur, tentunya ini menjadi permasalahan yang harus ditemukan solusinya. Di era perkembangan teknologi saat ini, seharusnya kaum terdidik itu bisa menciptakan inovasi yang bernilai ekonomi” katanya.(*)

Laporan : Insan Ares
Editor : Delima Natalia Napitupulu
Sumber: http://lampost.co/berita/technopreneurship-atasi-pengangguran-intelektual

***